
Memulai kompetisi pertama v.s lawan berat Argentina serta adanya pemain hebat yang di kenal publik dengan julukan "gol tangan Tuhan" Diego Maradona banyak orang berasumsi bahwa Argentina akan menggempur habis-habisan gawang Kamerun. Dan asumsi kebanyakan orang tersebut terpatahkan, dikarenakan walaupun Kamerun hanya bertanding mengandalkan sembilan pemain saja, merka sukses menaklukkan Argentina dengan perolehan score 1-0. Kompetisi setelah itu Kamerun bertanding v.s Rumania serta mendapatkan kemenangan 2-1 setalah Roger Milla berhasil menyarangkan dua gol ke gawang Rumania. Saat berhadapan dengan Uni Soviet, Kamerun memperoleh kekalahan telak dengan skor 0-4 namun tak merubah Kamerun untuk maju ke babak 16 besar.
Setelah berhasil maju ke babak 16 besar Kamerun bertemu dengan Kolombia yang saat itu bertebaran pemain bintang seperti halnya Carlos Valderama serta penjaga gawang mereka Rene Higuita. Walaupun berhadapan dengan pemain bintang, Kamerun tetap mengenyam kemenangan dengan hasil score tipis 2-1 serta automatis mengantarkan Kamerun menuju ke babak perempat final.
Kamerun mesti berhadapan dengan tim Tiga Singa Inggris saat berada di perempat final. Mereka akhirnya ditahan imbang 2-2 oleh Gary Lineker c.s dan terpaksa mengalami kekalahan saat gawang mereka kebobolan oleh Gary Lineker lewat titik putih.
Dilihat dari sejarahnya dalam kiprah Piala Dunia sebelumnya Kamerun merupakan tim yang tidak dapat dipandang sebelah mata, dan pada kesempatan Piala Dunia 2014 ini Kamerun harus berbesar hati lantaran tergabung dalam satu group bersama Kroasia, Meksiko serta Brasil sebagai tuan rumah Piala dunia 2014. Semoga saja situasi tersebut menjadi penyemangat dan bukan menjadi alasan untuk menunjukkan bahwasanya mereka mampu dan patut diperhitungkan dalam perhelatan akbar piala dunia di Brasil.